Skip to content
Logo The Lady Log

The Lady Log

Woman News Update

  • Buah Belimbing Berikut Khasiatnya bagi Kesehatan & Imunitas
    Buah Belimbing Berikut Khasiatnya bagi Kesehatan & Imunitas Kesehatan
  • Bunga Turi: Ciri, Kegunaan, dan Panduan Menanam Mudah
    Bunga Turi: Ciri, Kegunaan, dan Panduan Menanam Mudah Kesehatan
  • Pucung atau Kluwek: Harta Hitam Penuh Manfaat
    Pucung atau Kluwek: Harta Hitam Penuh Manfaat Kesehatan
  • Lipstick
    “Lipstik Terbaru yang Wajib Dimiliki Wanita di 2024” Fashion
  • Bunga Telang
    9 Khasiat Bunga Telang untuk Kesehatan Tubuh Kesehatan
  • Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu
    Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu Kesehatan
  • parfum
    “Rekomendasi Parfum yang Aman dipakai Siang Hari” Kecantikan
  • Intermittent Fasting Dapat Memperlambat Pertumbuhan Rambut
    Intermittent Fasting Dapat Memperlambat Pertumbuhan Rambut? Kesehatan
Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya

Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya

Posted on November 23, 2025November 23, 2025 By Tyler Price Tak ada komentar pada Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya

Gula stevia berasal dari tanaman Stevia rebaudiana, yang pertama kali ditemukan oleh ahli botani Antonio Bertoni pada tahun 1887. Sejak saat itu, stevia dipakai oleh masyarakat Paraguay dan Brazil sebagai pemanis alami.

Daun stevia mengandung dua senyawa utama penyumbang rasa manis, yaitu stevioside dan rebaudioside, yang tingkat kemanisannya bisa ratusan kali lebih tinggi dibanding gula biasa. Karena rasa manisnya sangat kuat, pemakaiannya pun jauh lebih sedikit dari gula pasir, sehingga otomatis menyumbang kalori lebih rendah pada tubuh.


Faktanya, Gula Stevia Lebih Menyehatkan

Stevia memiliki kalori yang jauh lebih rendah daripada gula biasa, bahkan tidak mengandung karbohidrat sama sekali. Hal ini membuat stevia lebih aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes, karena karbohidrat adalah pemicu naiknya kadar gula darah.

Keunggulan lainnya adalah kemampuan stevia menurunkan indeks glikemik (GI) pada makanan. GI sendiri adalah indikator seberapa cepat makanan berkarbohidrat meningkatkan gula darah. Karena stevia memiliki GI rendah, efek kenaikan gulanya pun lebih terkendali.

Secara sederhana, mengonsumsi stevia memang lebih sehat dibandingkan gula pasir.

Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya


Pengganti Gula yang Baik, Tapi Perlu Teknik Tepat

Stevia bisa digunakan sebagai pengganti gula untuk berbagai masakan dan kue. Namun, jika tidak diolah dengan benar, stevia bisa mengeluarkan rasa pahit.

Terutama pada makanan panggang, hasil rasa dan teksturnya tidak akan sama seperti memakai gula biasa. Stevia menghasilkan reaksi pemanggangan berbeda—warnanya jadi lebih cokelat keemasan dan kadang ada sedikit rasa pahit. Tekstur makanan panggang juga bisa lebih keras.

Meski begitu, stevia tetap bisa bekerja efektif sebagai pemanis. Untuk mengurangi rasa pahit, kamu bisa mencampurnya dengan gula biasa dengan perbandingan 1:1 agar rasanya lebih seimbang.


Perlu Dibatasi Konsumsinya

Menurut Food and Drug Administration (FDA), batas aman konsumsi stevia adalah 4 mg per kilogram berat badan per hari.

Jika digunakan dalam jumlah wajar sebagai pemanis, stevia umumnya tidak menimbulkan efek samping. Namun jika berlebihan, beberapa orang bisa mengalami:

  • kembung
  • begah
  • mual

Hal ini terjadi karena stevia lebih sulit dicerna bakteri usus, sehingga produksi gas meningkat. Ada juga kemungkinan reaksi alergi, terutama pada orang yang sensitif terhadap tanaman keluarga Asteraceae/Compositae seperti matahari, krisan, atau aster.


Interaksi Stevia dengan Obat

Meski tergolong aman, stevia bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat:

  • Obat diabetes
    Kombinasi stevia dan obat diabetes bisa menurunkan gula darah terlalu rendah (hipoglikemia).
  • Obat tekanan darah
    Karena stevia dapat menurunkan tekanan darah, efeknya bisa berlipat jika dikombinasikan dengan antihipertensi.
  • Obat diuretik
    Stevia diduga punya efek diuretik ringan. Jika dikombinasikan, risiko dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit bisa meningkat.

Jika kamu sedang menjalani pengobatan rutin, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.


Peringatan Sebelum Mengonsumsi Stevia

Walaupun stevia aman dikonsumsi banyak orang, beberapa hal tetap perlu diperhatikan:

  • Alergi: jika kamu alergi tanaman tertentu, risiko alergi stevia bisa meningkat.
  • Masalah pencernaan: konsumsi berlebihan dapat memicu gas, mual, atau kembung.
  • Kehamilan & menyusui: umumnya aman dalam jumlah sedang, namun tetap disarankan berkonsultasi ke tenaga medis.

Dengan penggunaan yang tepat dan tidak berlebihan, stevia bisa menjadi pilihan pemanis yang lebih sehat untuk kehidupan sehari-hari.


Refrence : Halodoc

Kesehatan

Navigasi pos

Previous Post: Garam Epsom Bisa Samarkan Bekas Jerawat—Ini Tipsnya!
Next Post: Rahasia Daun Mint untuk Napas Lebih Bersih dan Segar

Related Posts

  • Wanita dan Peranannya dalam Perubahan Sosial Kesehatan
  • Manfaat Sehat dari Berbagai Buah Berry
    Berbagai Buah Berry dan Manfaat Sehat Kesehatan
  • Susu Pisang: Nutrisi Sehat dan Manfaat Lezatnya Kesehatan
  • Jeruk Calamansi: Buah Kecil dengan Segudang Manfaat
    Jeruk Calamansi: Buah Kecil dengan Segudang Manfaat Kesehatan
  • Cara Efektif Hilangkan Bau Jengkol Setelah Makan
    Cara Efektif Hilangkan Bau Jengkol Setelah Makan Kesehatan
  • Perempuan dan Kemandirian Finansial Kesehatan

More Related Articles

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi untuk Remaja Wanita Kesehatan
Ekstrak Vanilla: Manfaat dan Tips Konsumsi Ekstrak Vanilla: Manfaat dan Tips Konsumsi Kesehatan
Manfaat Saffron untuk Ibu Hamil: Apa Saja Kaitan dan Khasiatnya? Manfaat Saffron untuk Ibu Hamil: Apa Kaitan & Khasiatnya Kesehatan
Buah Srikaya untuk Ibu Hamil, Aman atau Tidak? Buah Srikaya untuk Ibu Hamil, Aman atau Tidak? Kesehatan
kopi tanpa gula Minum Kopi Tanpa Gula Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan Kesehatan
Terong Pipit: Ciri Khas dan Manfaat untuk Kesehatan Terong Pipit: Ciri Khas dan Manfaat untuk Kesehatan Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024

Postingan Terbaru

  • Manfaat Kaktus untuk Kesehatan Tubuh
  • Kopi Herbal, Minuman Alami dengan Manfaat dan Aneka Variasi
  • Cek Fakta: Klaim Kopi Tanpa Gula untuk Menurunkan Berat Badan
  • Kenali Manfaat Asparagus bagi Pengidap Diabetes
  • Kacang Kenari: 5 Khasiat Baik bagi Jantung

Baca Artikel Lainnya

  • Resep Makanan
  • Info Wanita Terkini
  • Benarkah Mentimun Ampuh Turunkan Tekanan Darah?
    Benarkah Mentimun Ampuh Turunkan Tekanan Darah? Kesehatan
  • Apakah Semangka Baik untuk Jantung? Berikut Faktanya
    Apakah Semangka Baik untuk Jantung? Berikut Faktanya Kesehatan
  • wanita
    Olahraga untuk Remaja Wanita Kesehatan
  • 5 Obat Alami yang Ampuh Atasi Sariawan pada Anak
    5 Obat Alami yang Ampuh Atasi Sariawan pada Anak Kesehatan
  • Jeruk Purut Buah Asam yang Kaya Manfaat
    Jeruk Purut Buah Asam yang Kaya Manfaat Kesehatan
  • Kayu Gaharu: Khasiat, Nilai Jual, dan Tips Budidaya
    Kayu Gaharu: Khasiat, Nilai Jual, dan Tips Budidaya Kesehatan
  • Agar-Agar: Kandungan Gizi, Jenis, dan Resep Sederhana
    Agar-Agar: Kandungan Gizi, Jenis, dan Resep Sederhana Kesehatan
  • Cara Wanita Menghadapi Tekanan Sosial Kesehatan

Copyright © 2026 The Lady Log.

Powered by PressBook Premium theme

Go to mobile version