Skip to content
Logo The Lady Log

The Lady Log

Woman News Update

  • Jantung Pisang Lezat, Bergizi, dan Menyehatkan
    Jantung Pisang Lezat, Bergizi, dan Menyehatkan Kesehatan
  • 5 Zodiak yang Paling Ahli Menyembunyikan Perasaan
    5 Zodiak yang Paling Ahli Menyembunyikan Perasaan Berita
  • Alpukat Mentega: Kaya Omega-3, Baik untuk Kesehatan
    Alpukat Mentega: Kaya Omega-3, Baik untuk Kesehatan Kesehatan
  • Demam, Amankah Mandi dengan Air Dingin?
    Demam, Amankah Mandi dengan Air Dingin? Kesehatan
  • Wanita Aktif
    “Olahraga yang Cocok untuk Wanita Aktif” Kecantikan
  • Bunga Turi: Ciri, Kegunaan, dan Panduan Menanam Mudah
    Bunga Turi: Ciri, Kegunaan, dan Panduan Menanam Mudah Kesehatan
  • Baju Pengantin
    “5 Warna Pastel Baju Pengantin Wanita Paling Populer” Fashion
  • Air Kelapa untuk Demam, Seberapa Ampuh? Ini Jawabannya
    Air Kelapa untuk Demam, Seberapa Ampuh? Ini Jawabannya Kesehatan
Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya

Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya

Posted on November 23, 2025November 23, 2025 By Tyler Price Tak ada komentar pada Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya

Gula stevia berasal dari tanaman Stevia rebaudiana, yang pertama kali ditemukan oleh ahli botani Antonio Bertoni pada tahun 1887. Sejak saat itu, stevia dipakai oleh masyarakat Paraguay dan Brazil sebagai pemanis alami.

Daun stevia mengandung dua senyawa utama penyumbang rasa manis, yaitu stevioside dan rebaudioside, yang tingkat kemanisannya bisa ratusan kali lebih tinggi dibanding gula biasa. Karena rasa manisnya sangat kuat, pemakaiannya pun jauh lebih sedikit dari gula pasir, sehingga otomatis menyumbang kalori lebih rendah pada tubuh.


Faktanya, Gula Stevia Lebih Menyehatkan

Stevia memiliki kalori yang jauh lebih rendah daripada gula biasa, bahkan tidak mengandung karbohidrat sama sekali. Hal ini membuat stevia lebih aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes, karena karbohidrat adalah pemicu naiknya kadar gula darah.

Keunggulan lainnya adalah kemampuan stevia menurunkan indeks glikemik (GI) pada makanan. GI sendiri adalah indikator seberapa cepat makanan berkarbohidrat meningkatkan gula darah. Karena stevia memiliki GI rendah, efek kenaikan gulanya pun lebih terkendali.

Secara sederhana, mengonsumsi stevia memang lebih sehat dibandingkan gula pasir.

Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya


Pengganti Gula yang Baik, Tapi Perlu Teknik Tepat

Stevia bisa digunakan sebagai pengganti gula untuk berbagai masakan dan kue. Namun, jika tidak diolah dengan benar, stevia bisa mengeluarkan rasa pahit.

Terutama pada makanan panggang, hasil rasa dan teksturnya tidak akan sama seperti memakai gula biasa. Stevia menghasilkan reaksi pemanggangan berbeda—warnanya jadi lebih cokelat keemasan dan kadang ada sedikit rasa pahit. Tekstur makanan panggang juga bisa lebih keras.

Meski begitu, stevia tetap bisa bekerja efektif sebagai pemanis. Untuk mengurangi rasa pahit, kamu bisa mencampurnya dengan gula biasa dengan perbandingan 1:1 agar rasanya lebih seimbang.


Perlu Dibatasi Konsumsinya

Menurut Food and Drug Administration (FDA), batas aman konsumsi stevia adalah 4 mg per kilogram berat badan per hari.

Jika digunakan dalam jumlah wajar sebagai pemanis, stevia umumnya tidak menimbulkan efek samping. Namun jika berlebihan, beberapa orang bisa mengalami:

  • kembung
  • begah
  • mual

Hal ini terjadi karena stevia lebih sulit dicerna bakteri usus, sehingga produksi gas meningkat. Ada juga kemungkinan reaksi alergi, terutama pada orang yang sensitif terhadap tanaman keluarga Asteraceae/Compositae seperti matahari, krisan, atau aster.


Interaksi Stevia dengan Obat

Meski tergolong aman, stevia bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat:

  • Obat diabetes
    Kombinasi stevia dan obat diabetes bisa menurunkan gula darah terlalu rendah (hipoglikemia).
  • Obat tekanan darah
    Karena stevia dapat menurunkan tekanan darah, efeknya bisa berlipat jika dikombinasikan dengan antihipertensi.
  • Obat diuretik
    Stevia diduga punya efek diuretik ringan. Jika dikombinasikan, risiko dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit bisa meningkat.

Jika kamu sedang menjalani pengobatan rutin, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.


Peringatan Sebelum Mengonsumsi Stevia

Walaupun stevia aman dikonsumsi banyak orang, beberapa hal tetap perlu diperhatikan:

  • Alergi: jika kamu alergi tanaman tertentu, risiko alergi stevia bisa meningkat.
  • Masalah pencernaan: konsumsi berlebihan dapat memicu gas, mual, atau kembung.
  • Kehamilan & menyusui: umumnya aman dalam jumlah sedang, namun tetap disarankan berkonsultasi ke tenaga medis.

Dengan penggunaan yang tepat dan tidak berlebihan, stevia bisa menjadi pilihan pemanis yang lebih sehat untuk kehidupan sehari-hari.


Refrence : Halodoc

Kesehatan

Navigasi pos

Previous Post: Garam Epsom Bisa Samarkan Bekas Jerawat—Ini Tipsnya!
Next Post: Rahasia Daun Mint untuk Napas Lebih Bersih dan Segar

Related Posts

  • Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Wanita Kesehatan
  • Jambu Air Merah: Khasiat Sehat dan Cara Menikmatinya
    Jambu Air Merah: Khasiat Sehat dan Cara Menikmatinya Kesehatan
  • Lokal69
    Wanita & Self-Care | Rahasia Hidup Sehat, Cantik dan Bahagia Kesehatan
  • Jus Melon, Minuman Segar Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi
    Jus Melon, Minuman Segar Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi Kesehatan
  • Cara Tepat Mengonsumsi Oatmeal untuk Mendukung Diet
    Cara Tepat Mengonsumsi Oatmeal untuk Mendukung Diet Kesehatan
  • Manfaat Cranberry untuk Kesehatan dan Nutrisinya
    Manfaat Cranberry untuk Kesehatan dan Nutrisinya Kesehatan

More Related Articles

Benarkah Makan Tauge Bisa Meningkatkan Kesuburan? Benarkah Makan Tauge Bisa Meningkatkan Kesuburan? Kesehatan
Semangka dan Manfaatnya untuk Menjaga Kesehatan Kulit Semangka dan Manfaatnya untuk Menjaga Kesehatan Kulit Kesehatan
Rahasia Nutrisi Lemon & Khasiatnya bagi Kesehatan Rahasia Nutrisi Lemon & Khasiatnya bagi Kesehatan Kesehatan
Minyak Kemiri dan Rambut Rontok: Ini Fakta Sebenarnya Minyak Kemiri dan Rambut Rontok: Ini Fakta Sebenarnya Kesehatan
Pala Bubuk: Khasiat, Tips Penggunaan & Resep Simpel Pala Bubuk: Khasiat, Tips Penggunaan & Resep Simpel Kesehatan
Makna Bunga Melati dan Cara Menanamnya di Rumah Makna Bunga Melati dan Cara Menanamnya di Rumah Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024

Postingan Terbaru

  • Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh
  • 7 Manfaat Kedelai Hitam untuk Kesehatan
  • Manfaat Kelapa Bakar dan Resep Praktis
  • Manfaat Kunyit untuk Bantu Turunkan Berat Badan
  • Manfaat Bunga Melati untuk Usus dan Pikiran

Baca Artikel Lainnya

  • Resep Makanan
  • Info Wanita Terkini
  • Cara Mengolah Bawang Bombay menjadi Obat Herbal Alami
    Cara Mengolah Bawang Bombay menjadi Obat Herbal Alami Kesehatan
  • Lokal69
    Bahaya Microplastic: Ancaman Tak Terlihat, Dampak Nyata! Kesehatan
  • Tips Aman Konsumsi Ikan Tuna Bebas Merkuri
    Tips Aman Konsumsi Ikan Tuna Bebas Merkuri Kesehatan
  • Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan dan Kecantikan
    Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan dan Kecantikan Kecantikan
  • Pembalut Kain
    “Pakai Pembalut Kain: Lakukan Hal Ini Agar Tetap Higienis” Kecantikan
  • 3 Manfaat Daun Ubi Jalar yang Baik untuk Ibu Hamil
    3 Manfaat Daun Ubi Jalar yang Baik untuk Ibu Hamil Kesehatan
  • mitra77
    Mengurangi Pemanasan Global: Langkah-Langkah Pentingsa Depan Berita
  • Buah pir
    Nutrisi Buah Pir dan Khasiatnya bagi Tubuh Kesehatan

Copyright © 2026 The Lady Log.

Powered by PressBook Premium theme

Go to mobile version