Skip to content
Logo The Lady Log

The Lady Log

Woman News Update

  • DNA Salmon untuk Kulit Sehat dan Glowing
    DNA Salmon untuk Kulit Sehat dan Glowing Kecantikan
  • Bikini
    “Trend Model Bikini Saat Ini” Fashion
  • Pakaian Kerja
    Padu Padan Pakaian Kerja yang Trendi dan Nyaman Fashion
  • 5 Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan yang Jarang Disadari
    5 Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan yang Jarang Disadari Kesehatan
  • Lokal69
    Bahaya Microplastic: Ancaman Tak Terlihat, Dampak Nyata! Kesehatan
  • Nusa77
    Yolla Yuliana | Bintang Voli Indonesia dengan Segudang Prestasi Berita
  • Rahasia di Balik Bunga Lotus: 5 Manfaat Luar Biasa untuk Tubuh
    Rahasia di Balik Bunga Lotus: 5 Manfaat Luar Biasa untuk Tubuh Kesehatan
  • Benarkah Makan Tauge Bisa Meningkatkan Kesuburan?
    Benarkah Makan Tauge Bisa Meningkatkan Kesuburan? Kesehatan
Tips Aman Konsumsi Ikan Tuna Bebas Merkuri

Tips Aman Konsumsi Ikan Tuna Bebas Merkuri

Posted on Agustus 28, 2025 By Tyler Price Tak ada komentar pada Tips Aman Konsumsi Ikan Tuna Bebas Merkuri

Ikan tuna dikenal sebagai salah satu sumber makanan bergizi yang kaya akan protein, asam lemak omega-3, vitamin B12, dan berbagai mineral penting. Nutrisi ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi otak, serta memperkuat sistem imun. Tidak heran jika tuna sering menjadi pilihan menu sehat di berbagai belahan dunia.

Namun, di balik segudang manfaatnya, tuna juga memiliki risiko: kandungan merkuri. Logam berat ini dapat menumpuk pada ikan berukuran besar dan berumur panjang, termasuk tuna. Jika dikonsumsi berlebihan, merkuri dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Lantas, bagaimana cara menikmati ikan tuna dengan aman? Mari simak ulasan lengkapnya.


Bahaya Merkuri bagi Kesehatan

Merkuri, terutama dalam bentuk metilmerkuri, dapat menimbulkan dampak serius jika masuk ke tubuh dalam jumlah berlebih. Beberapa efek yang perlu diwaspadai antara lain:

  1. Kerusakan sistem saraf
    Merkuri bisa menumpuk di jaringan otak, merusak sel saraf, dan mengganggu koordinasi tubuh. Dampaknya dapat berupa tremor, gangguan memori, hingga kesemutan. Pada janin dan anak-anak, paparan merkuri bisa memengaruhi perkembangan otak dan menghambat kecerdasan.
  2. Gangguan sistem imun
    Paparan jangka panjang dapat memicu peradangan dan meningkatkan risiko penyakit autoimun, seperti lupus dan rheumatoid arthritis.
  3. Gangguan reproduksi
    Pada ibu hamil, merkuri bisa menembus plasenta dan berdampak pada janin. Pada pria, paparan kronis dikaitkan dengan penurunan kualitas sperma.
  4. Risiko penyakit jantung
    Merkuri dapat mempercepat proses aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah) yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Tips Aman Konsumsi Ikan Tuna Bebas Merkuri


Tips Aman Mengonsumsi Ikan Tuna

Supaya tetap sehat tanpa khawatir efek merkuri, ikuti tips berikut:

  1. Pilih jenis tuna rendah merkuri
    Tidak semua tuna sama. Tuna skipjack (cakalang) cenderung memiliki kadar merkuri lebih rendah dibanding tuna putih atau albakora.
  2. Batasi porsi konsumsi
    Menurut U.S. FDA, orang dewasa dianjurkan makan tuna sekitar 2–3 porsi per minggu (150–300 gram). Anak-anak sebaiknya lebih sedikit, menyesuaikan usia dan berat badan.
  3. Pastikan ikan matang
    Hindari mengonsumsi tuna mentah berlebihan (misalnya sushi), karena selain merkuri, ada risiko parasit. Masak hingga matang untuk lebih aman.
  4. Perhatikan sumber ikan
    Pilih tuna dari pemasok terpercaya dan yang sudah diuji keamanannya oleh lembaga resmi, seperti BPOM. Untuk produk kalengan, cek label asal produksi dengan teliti.

Manfaat Ikan Tuna Tetap Berharga

Meski ada risiko, jangan lupakan manfaat sehat dari ikan tuna:

  • Protein tinggi → membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
  • Omega-3 → menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko kolesterol jahat, dan mendukung fungsi otak.
  • Vitamin D dan selenium → memperkuat tulang dan berperan sebagai antioksidan.

Dengan konsumsi bijak, tuna tetap bisa menjadi sumber nutrisi yang menyehatkan.


Apa Kata Penelitian?

Studi dalam Biological Trace Element Research (2011) menunjukkan bahwa kadar merkuri dalam tuna bervariasi tergantung ukuran dan usia ikan. Tuna yang lebih besar biasanya mengandung merkuri lebih tinggi karena berada di puncak rantai makanan.

Beberapa spesimen bahkan melebihi ambang batas aman konsumsi. Karena itu, pemilihan jenis tuna dan pengaturan porsinya menjadi kunci utama agar tetap aman dikonsumsi.


Kesimpulan

Ikan tuna adalah makanan bergizi yang menawarkan banyak manfaat, namun tetap harus dikonsumsi dengan cerdas. Dengan memilih jenis tuna rendah merkuri, membatasi porsi, memasaknya dengan benar, serta memperhatikan asal-usulnya, kamu bisa tetap menikmati manfaat tuna tanpa takut akan risiko merkuri.

👉 Intinya: makan tuna boleh, asal bijak dan seimbang.

Refrence : Halodoc

 

Kesehatan

Navigasi pos

Previous Post: Ikan Tuna dan 3 Manfaatnya untuk Pertumbuhan Anak
Next Post: DNA Salmon untuk Kulit Sehat dan Glowing

Related Posts

  • Lokal69
    Bahaya Microplastic: Ancaman Tak Terlihat, Dampak Nyata! Kesehatan
  • 9 Makanan Penurun Gula Darah yang Cepat dan Efektif
    9 Makanan Penurun Gula Darah yang Cepat dan Efektif Kesehatan
  • Manfaat Me Time untuk Kesehatan Mental
    Manfaat Me Time untuk Kesehatan Mental Kesehatan
  • Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya
    Benarkah Gula stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa? Faktanya Kesehatan
  • Kulit Manggis untuk Gula Darah Mitos atau Fakta?
    Kulit Manggis untuk Gula Darah Mitos atau Fakta? Kesehatan
  • 5 Pilihan Herbal Ampuh Atasi Pusing Anak
    5 Pilihan Herbal Ampuh Mengatasi Pusing Anak Kesehatan

More Related Articles

Pisang Madu: Nutrisi, Khasiat, dan Cara Memilih yang Tepat Pisang Madu: Nutrisi, Khasiat, dan Cara Memilih yang Tepat Kesehatan
5 Jenis Teh dan Manfaat Kesehatan, Termasuk Teh Oolong 5 Jenis Teh & Manfaat Kesehatan, Termasuk Teh Oolong Kesehatan
Kapulaga untuk Cegah Anemia — Benar atau Tidak? Kapulaga untuk Cegah Anemia — Benar atau Tidak? Kesehatan
Sawo Manila: Manfaat Sehat dan Cara Mudah Menanamnya Sawo Manila: Manfaat Sehat dan Cara Mudah Menanamnya Kesehatan
Ekstrak Vanilla: Manfaat dan Tips Konsumsi Ekstrak Vanilla: Manfaat dan Tips Konsumsi Kesehatan
Wanita dalam Olahraga: Membangun Kekuatan Fisik dan Mental Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024

Postingan Terbaru

  • Manfaat Kaktus untuk Kesehatan Tubuh
  • Kopi Herbal, Minuman Alami dengan Manfaat dan Aneka Variasi
  • Cek Fakta: Klaim Kopi Tanpa Gula untuk Menurunkan Berat Badan
  • Kenali Manfaat Asparagus bagi Pengidap Diabetes
  • Kacang Kenari: 5 Khasiat Baik bagi Jantung

Baca Artikel Lainnya

  • Resep Makanan
  • Info Wanita Terkini
  • Buah Belimbing Berikut Khasiatnya bagi Kesehatan & Imunitas
    Buah Belimbing Berikut Khasiatnya bagi Kesehatan & Imunitas Kesehatan
  • Batuk Tak Nyaman, Kencur Bisa Bantu Redakan Tenggorokan Gatal
    Batuk Tak Nyaman, Kencur Bisa Bantu Redakan Tenggorokan Gatal Kesehatan
  • 4 Khasiat Minyak Zaitun bagi Wajah yang Jarang Orang Tahu
    4 Khasiat Minyak Zaitun bagi Wajah yang Jarang Orang Tahu Kecantikan
  • nusa77
    Isu Lingkungan Global: Dampak dan Solusi Krisis Iklim Berita
  • Fakta Manfaat Kunyit untuk Menurunkan Berat Badan
    Fakta Manfaat Kunyit untuk Menurunkan Berat Badan Kesehatan
  • Bunga Telang untuk Rambut Rontok: Efektif atau Hanya Tren?
    Bunga Telang untuk Rambut Rontok: Efektif atau Hanya Tren? Kecantikan
  • Truk Tabrak Tangerang: Insiden yang Mengguncang Kota Berita
  • Nail Art
    “Tips Nail Art di Rumah” Kecantikan

Copyright © 2026 The Lady Log.

Powered by PressBook Premium theme

Go to mobile version